モチャマド ヂッキ スライマン

モチャマド ヂッキ スライマン

Sabtu, 06 November 2010

Pengertian Resep

Pengertian Resep

Resep adalah suatu permintaan tertulis dari dokter, dokter gigi atau dokter hewan kepada apoteker untuk membuatkan obat dalam bentuk sediaan tertentu dan menyerahkannya kepada penderita.

Disebut juga formulae medicae, terdiri dari :

1. Formulae officinalis » R/ yg tercantum dalam buku Farmakope atau buku lainnya sebagai standar

2. Formulae magistralis » R/ yg ditulis oleh dokter

Menurut Undang-Undang yg diperbolehkan menulis R/ adalah :

  1. Dokter Umum & Dokter Spesialis » tidak ada pembatasan mengenai jenis obat yg boleh diberikan kepada penderitanya.
  2. Dokter Gigi » ada pembatasan, hanya boleh menuliskan resep berupa jenis obat yg berhubungan dgn penyakit gigi.
  3. Dokter Hewan » ada pembatasan, hanya boleh menuliskan resep untuk keperluan hewan semata-mata.

Kertas Resep

Kertas Resep » harus ditulis dgn tinta dengan ukuran yg ideal adalah Lebar : 10-12 cm & Panjang 15-18 cm

Fungsi resep » sebagai dokumentasi penting & sah untuk apotek atas permintaan obat oleh pasien dari dokter yang bersangkutan.

“Permintaan obat melalui telepon hendaknya dihindarkan”

Penyimpanan Kertas resep :

  1. Disimpan ditempat yg aman » menghindarkan dicuri untuk disalahgunakan oleh orang yg tidak bertanggung jawab (mis : menuliskan resep palsu meminta obat bius)
  2. Disimpan menurut urutan tanggal dan nomor unit pembuatan » untuk memudahkan penelusuran kembali bila terjadi sesuatu akibat dari obat yg diberikan
  3. Disimpan sekurang-kurangnya selama 3 tahun » setelah lewat 3 tahun,apotek boleh memusnahkan resep tersebut dengan membuat proses verbal (berita acara) pemusnahan
  4. Pemusnahan R/ dilakukan dgn cara dibakar atau dengan cara lain yang memadai oleh Apoteker Pengelola Apotek bersama dgn sekurang-kurangnya seorang petugas apotek
  5. Pada pemusnahan R/ harus dibuat berita acara pemusnahan R/ sesuai dgn bentuk yg telah dtentukan, rangkap 4 dan dtandatangani oleh APA bersama dgn sekurang-kurangnya seorang petugas apotek

Apograph (Resep Salinan)

Di apotek apograph diperlakukan sama dgn resep asli dari dokter dan harus disimpan.

  1. Nama & alamat apotek
  2. Nama & nomer ijin apoteker pengelola apotek
  3. Tanda tangan atau paraf apoteker pengelola aotek
  4. Tanda det (detur) untuk obat yg sudah dserahkan & tanda nedet (nedetur) untuk obat yg belum dserahkan
  5. Nomer R/ & tanggal pembuatan

Apograph dibuat oleh apotek atas dasar :

  1. Permintaan dokter » kalau ada tanda iteratur di kertas resep orisinal. Mis : tanda “iter. 1x” berarti resep itu boleh diulang sekali lagi tanpa resep baru dari dokter (resep dpt dilayani 1 + 1x ulangan). Sebaliknya tanda N.I. (ne iteratur) berarti resep tsb TIDAK BOLEH diulang (meskipun tidak mengandung obat berbahaya berupa narkotik atau obat beracun)
  2. Permintaan penderita » apograph hanya dapat diberikan apabila resep asli dari dokter tidak mengandung bahan obat Narkotika,Psikotropika atau Obat Daftar G (obat keras)

APOTEK DELTA

Jl. Antartika No. 25 Buduran Sidoarjo

Telp. 031-8962940

APA : Kartikasari Saraswati, S.Farm.,Apt

SIP : .......................................................

COPY RESEP

Dokter : .......... Tgl R/ ditulis : ...........

Dibuat tgl : .......... No. : ............

Pro : .......... Alamat : ............

R/ Thiamphenicol 500 mg No. XV

S.3.dd.1

R/ Paracetamol 500 mg No. XV

S.3.dd.1

R/ Vit.Bcomp No. XV

S.3.dd.1

------------- det

Cap Apotek

PCC

Tanda Tangan APA

Model Resep Lengkap

Resep yg lengkap terdiri atas :

  1. Nama,alamat dan nomor ijin praktek dokter
  2. Nama kota serta tanggal resep yg ditulis dokter
  3. Tanda R/ singkatan dari recipe yg berarti “harap diambil”
  4. Nama setiap jenis/bahan obat yg diberikan serta jumlahnya:

a. jenis/bahan obat dlm resep terdiri dari :

- Remedium cardinale » obat yg berkhasiat utama (obat pokok yg harus ada)

- Remedium adjuvan » bahan yg membantu kerja obat utama,tidak mutlak perlu ada dlm tiap resep

- Corrigens » zat tambahan yg digunakan untuk memperbaiki warna,rasa dan bau dari obat utama ( corigens coloris, saporis,dan odoris)

corigens coloris : memperbaiki warna obat. Ex: obat u/ anak dberi warna merah biar menarik

corigens saporis : memperbaiki rasa obat. Ex : saccharosa atau sirupus simplex u/ obat yg pahit

corigens odoris : memperbaiki bau obat. Ex : oleun cinnamommi dlm emulsi minyak ikan

- Constituen/vehikulum/exipient » zat tambahan berupa bahan obat yg bersifat netral & dipakai sbg bahan pengisi & pemberi bentuk shg jadi obat yg cocok. Ex: laktosum pd serbuk, amylum & talcum pd bedak tabur

b. Jumlah bahan obat dlm resep dinyatakan dlm satuan berat u/ bahan padat (microgram,miligram,gram) & satuan isi u/ cairan (tetes, mililiter,liter)

“menuliskan angka tanpa keterangan lain,yg dimaksud adalah gram

5. Cara pembuatan atau bentuk sediaan yg dikehendaki,mis: m.f.l.a pulv » misce fac lege artis pulveres (buatlah sesuai aturannya,obat berupa pulveres)

6. Aturan pemakaian obat ditulis dengan bahasa latin

7. Nama px dbelakang kata Pro: » identifikasi penderita

- Px anak » harus dtulis umur dan tanda An. (anak)

- Px dewasa » dbelakang Pro: Tuan/Nyonya atau Bapak/Ibu

- Resep dokter hewan dblakang Pro: hrs dtulis jenis hewan serta nama & alamat pemiliknya

8. Harus ada tanda tangan atau paraf dr dokter yg bsangkutan » resep otentik (SAH)

Bahasa Latin Resep

Alasan penggunaan bahasa latin :

1. Bahasa yg mati » tidak dpakai lg dlm percakapan sehari-hari

  1. Bahasa internasional dlm dunia/profesi kedokteran & kefarmasian
  2. Tidak akan terjadi dualisme ttg bahan/zat apa yg dmaksud dlm resep
  3. Pasien tdk perlu mengetahui bahan obat apa yg diberikan padanya karena alasan psikologis.

Resep CITO !

Untuk px yang memerlukan Pengobatan Segera dokter memberi tanda pd bagian atas resep dgn menuliskan CITO ! (dgaris bawahi & dberi tanda seru & dparaf/tandatangani dblakang Cito)

Pembuatannya harus didahulukan dari resep-resep lainnya.

Istilah lain CITO :

- Urgent : penting

- Statim : penting

- P.I.M : Periculum In Mora = berbahaya bila ditunda

Etiket

Etiket memuat :

1. Nama & alamat apotek

2. Nama & nomor Surat Ijin Pengelola Apotek dari apoteker yg bertanggung jawab

3. Nomor urut & tanggal resep yg dbuatkan

4. Nama px & aturan pakai obat yg sesuai dgn petunjuk yg dcantumkan oleh dokter pd resep aslinya

Etiket yg dpasang pd wadah obat ada yg berwarna Putih dan Biru

a. Putih » obat untuk pemberian secara oral (mulut) atau obat dalam

b. Biru » obat untuk pemakaian luar, mis : per rektal

Pada wadah dapat pula dpasang etiket tambahan, mis : “TIDAK BOLEH DIULANG TANPA RESEP DOKTER” atau “KOCOK DAHULU”

Contoh Etiket

Apotek Delta

Jl. Antartika No.25 Buduran Sidoarjo

APA : Kartikasari Saraswati, S.Farm.,Apt

No : ..... 1 September 2010

Ny. Nani

Sehari ....x....Bungkus/Tablet/kapsul

Sebelum Makan/Saat Makan/Sesudah Makan

Apotek Delta

Jl. Antartika No.25 Buduran Sidoarjo

APA : Kartikasari Saraswati, S.Farm.,Apt

No : .... 1 September 2010

Ny. Nani

Sehari ....x....Sendok Takar/Tetes

Sebelum Makan/Saat Makan/Sesudah Makan

KOCOK DAHULU

Apotek Delta

Jl. Antartika No.25 Buduran Sidoarjo

APA : Kartikasari Saraswati, S.Farm.,Apt

No : .... 1 September 2010

Ny. Nani

OBAT LUAR

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar